Samsung dan Toshiba Siapkan Laptop Tenaga Alkohol

15 Agustus, 2007 pukul 10:51 am | Ditulis dalam Berita IT harian | Tinggalkan komentar

Rabu , 15/08/2007 09:47 WIB

Samsung dan Toshiba Siapkan Laptop Tenaga Alkohol

 

Jakarta, Baterai Lithium ion tradisional yang digunakan di laptop dan juga perangkat mobile lainnya punyai banyak kerugian. Di antara kerugian itu adalah masa penggunaan yang relatif singkat dan pengisian ulang yang lama. Bahkan baterai Lithium ion menyebabkan beberapa insiden kecelakaan seperti kebakaran baterai akibat panas berlebihan.

Untuk itu, dua perusahaan raksasa Samsung dan Toshiba saat ini sedang mengembangkan sebuah teknologi sel bahan bakar (fuel cell) sebagai alternatif sumber daya pengganti baterai Lithium ion. Mereka dengan percaya diri menandaskan bahwa pendekatan sel bahan bakar ini adalah jawaban untuk sumber daya laptop ataupun perangkat mobile lainnya di masa depan. Berarti, mereka mengikuti jejak IBM dan Sanyo dalam menerapkan teknologi ini.

Bahan bakar yang digunakan dalam baterai tersebut adalah Methanol alias sejenis alkohol yang kerap digunakan sebagai bahan bakar alternatif. Seperti dilansir DailyTech, Desember 2006 Samsung pertama kali mempresentasikan teknologi bernama Direct Methanol Fuel Cell (DMFC) sebagai sumber daya laptop Q35.

Meskipun masih berupa prototipe, ketika itu DMFC mampu menghidupkan laptop selama 8 jam per hari. Seperti dikutip detikINET dari Softpedia, Selasa (14/8/2007), total kapasitas energinya mencapai 1200Wh.

Saat itu, baterai DMFC berukuran sekitar dua kali laptop. Namun demikian, performanya dianggap mengesankan karena belum ada solusi daya lainnya yang bisa bertahan selama itu dan masih cukup portabel.

Samsung disebut telah mencapai beberapa perkembangan dalam desain DMFC-nya. Misalnya, ukuran DMFC sekarang menjadi jauh lebih kecil.

Namun demikian, teknologi ini masih perlu beberapa tahun lagi untuk diluncurkan secara komersial di pasaran. “Meskipun kami masih perlu untuk memperbaikinya, saya kira kami telah membuat lompatan teknis dalam rangka mengkomersialkannya. Dalam dua sampai tiga tahun ke depan, sumber daya fuel cell ini bisa digunakan secara luas,” demikian klaim dari perwakilan Samsung, Dr. Hyuk Change.

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: